Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Korban Tewas Akibat Rabies Mencapai 160 Orang

Upaya maksimal Pemerintah Provinsi Bali untuk memberantas rabies ternyata belum mampu menghentikan jatuhnya korban akibat virus anjing gila tersebut.

Sabtu (27/11/2010) pagi tadi, Gusti Rai Puspa Jaya, warga Banjar Gede Abianbase, Mengwi, Badung, Bali menjadi korban rabies ke-106 sejak virus mematikan ini muncul di Bali akhir tahun 2008 lalu.

Pasien suspect rabies yang hampir seminggu dirawat di sel isolasi nusa indah Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar ini digigit anjing liar di bagian paha kanan sekitar empat bulan lalu.

Sebelumnya tidak ada tanda-tanda Puspa mengidap rabies seperti phobia cahaya dan air. Namun sejak Jum’at (26/11/2010). kondisi Puspa terus memburuk dan mengalami kejang-kejang.

Setelah dilakukan perawatan secara intensif oleh tim dokter RSUP Sanglah, nyawa Puspa tak tertolong lagi dan meninggal pukul 09.30 WITA pagi tadi. Untuk lebih memastikan penyebab pasti kematian Puspa, dokter mengambil sampel cairan otaknya.

Saat ini, RSUP Sanglah juga masih merawat satu pasien suspect rabies lainnya, yakni Ni Luh Sutri, 55 tahun. Warga Banjar Datah, Karangasem ini dilarikan ke RSUP Sanglah, Jum’at (26/11/2010) malam setelah kondisinya terus memburuk.

“Sudah mulai menunjukkan gejala klinis phobia. Korban sudah sulit menelan air minum dan mulai menunjukkan phobia terhadap cahaya,” ujar sekretaris tim penanggulangan rabies RSUP Sanglah Dr Ken Wirasandhi siang tadi. Dari catatan medis RSUP Sanglah, pasien digigit anjing milik salah satu keluarganya di bagian kaki kanan sekitar satu bulan lalu.

Dan yang mengkhawatirkan, anjing yang menggigit Ni Luh Sutri tewas dua minggu kemudian. “Bisa saja anjing yang menggigit korban itu positif rabies,” jelas Ken Wirasandhi. Setelah digigit pasien sempat membersihkan lukanya dengan air hangat namun belum sempat disuntik vaksin anti rabies (VAR).

Sumber: Kompas.com





Artikel Terkait:

Bookmark and Share

1 Komentar:

nina aysiana runny said...

PERIKANAN DAN KELAUTAN
PENYULUH PERIKANAN
KOMUNITAS PERIKANAN
SANG PEMIMPIN
PETERNAKAN
PERJALANAN HIDUP
AUTO_PENYO

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP