Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Kredit Untuk Peternak: Presiden Janjikan Kredit Khusus

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjanjikan, mulai tahun depan pemerintah akan mengalokasikan kredit khusus melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk para peternak kambing dan kambing peranakan ettawa.

Bahkan, Presiden Yudhoyono juga berjanji akan mengembangkan kambing hasil peranakan kambing jenis ettawa dari Australia dengan jenis kambing lokal lainnya di seluruh Indonesia.

Janji Presiden Yudhoyono disampaikan saat menjawab pertanyaan para peternak kambing peranakan ettawa (PE) di halaman peternakan milik Koperasi Sangkler, Desa Karangsono, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (31/3).

Acara itu dihadiri Menteri Pertanian Suswono dan sembilan menteri lainnya yang ikut dalam kunjungan kerja Presiden selama empat hari di Jatim sejak Senin lalu.

Dalam dialog tersebut, lima peternak mengaku kesulitan mendapatkan pendanaan dari perbankan mengingat kredit khusus bagi peternak kambing belum ada.

Para peternak meminta Presiden memberikan kemudahan dalam mendapatkan kredit untuk peternak kambing, selain juga minta bantuan modal dan hibah pemerintah.

”Pemerintah akan memasukkan ke APBN, tetapi baru tahun depan, yaitu di APBN 2011 mendatang,” kata Presiden.

Menurut Presiden, setelah program revitalisasi pertanian lima tahun lalu, beberapa jenis komoditas diakui sudah swasembada, di antaranya beras, jagung, dan sebagian gula.

”Daging sapi dan kedelai belum cukup. Kita ingin bukan hanya daging sapi yang akan kita galakkan, tetapi juga daging kambing dan unggas. Jadi, kita tidak hanya menunggu sampai daging sapi cukup. Akan tetapi, kita harus dorong daging kambing dan unggas bisa berswasembada agar asupan gizi bangsa kita terpenuhi sendiri,” kata Presiden.

”Kami akan membicarakan dan merumuskannya dalam sebuah kebijakan nasional sehingga pengembangan kambing dan kambing ettawa ini bisa terus berkembang pesat di daerah lain,” papar Presiden lagi.

Jumlah populasi kambing di Tulungagung tercatat sebanyak 118.875 ekor. Dari jumlah itu, sebanyak 30.156 ekor di antaranya adalah kambing PE. Kambing ini tergolong kambing potong dan kambing perah. Seekor kambing PE terbaik bisa dijual sampai dengan harga Rp 650 juta per ekor.

Mentan berikan tiga opsi
Sementara itu, Suswono memberikan tiga opsi cara pendanaan yang bisa diperoleh para peternak kambing dan kambing PE di Jatim untuk bisa dikembangkan lagi populasinya.
Tiga opsi itu adalah lewat kredit ketahanan pangan (KKP), kredit usaha rakyat (KUR), dan program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan.


”Kami memang memiliki skim penyaluran kredit kepada para petani dan tentunya peternak, di antaranya lewat KKP yang bunganya 6 persen,” kata Suswono. Selain itu, tambah Mentan, pemerintah juga menyiapkan KUR di bawah Rp 5 juta tanpa jaminan. (har)

Sumber: Kompas.com

Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP