Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Jumlah Pasien Terduga Terus Bertambah

Jumlah pasien terduga penderita flu burung (avian influenza) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Dr M Djamil, Kota Padang, Sumatera Barat, terus bertambah. Menyusul dirujuknya lagi dua pasien baru ke rumah sakit tersebut, Rabu (9/3), maka sejak Januari hingga kini, total pasien terduga yang telah ditangani RS tersebut menjadi 14 orang.

Dua pasien baru yang masing-masing berumur 69 tahun dan 20 tahun itu berasal dari Kota Padang. Kepala Instalasi Humas dan Pengaduan Masyarakat RSUP Dr M Djamil, Gustafianof, mengatakan, penambahan jumlah pasien itu membuat pihaknya harus menambah dua tempat tidur untuk perawatan, dari yang sebelumnya hanya berjumlah delapan unit.

Namun, jika pasien terduga flu burung terus mengalir ke rumah sakit tersebut, dikhawatirkan jumlah ruangan isolasi untuk penanganan penyakit mematikan itu takkan lagi mencukupi.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri mengatakan, jika jumlah pasien terduga flu burung terus berdatangan dan melebihi kapasitas perawatan di RSUP Dr M Djamil, Kota Padang, mereka akan dialihkan ke RS Ahmad Muchtar, Bukittinggi.

Terkait mulai maraknya flu burung di beberapa daerah di Jawa Timur, Pemerintah Kota Malang menerjunkan tim pemantauan flu burung mulai dari kelurahan hingga ke pasar.

”Petugas kami sudah diturunkan untuk memantau flu burung di Kota Malang. Sebab dengan adanya kasus di Surabaya maka dimungkinkan virus H5N1 bisa dengan cepat menyebar ke mana-mana. Cuaca hujan dan angin seperti saat ini amat mendukung perkembangan virus tersebut,” ujar Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Malang, Yudi Broto.

Selain di Malang, virus flu burung belakangan ini juga sudah merebak di daerah Jatim lainnya, seperti Bondowoso, Gresik, Blitar dan Jember, Surabaya.

Pemerintah Kabupaten Lamongan cukup tanggap sejak dini dengan mengerahkan Tim Pelacak Penyakit dan Respons Cepat atau Participatory Disease Surveillance Respons.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan Wardoyo menjelaskan, langkah itu akan dibarengi sosialisasi penanganan flu burung di Kecamatan Lamongan, Sukodadi, Mantup, dan Babat.

Guna memutus rantai penularan flu burung, di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebanyak 1.395 unggas dari Desa Sukaratu dan Desa Sukamukti di Kecamatan Banyuresmi, dimusnahkan kemarin. (INK/CHE/ACI/DIA)

Sumber: Kompas.com





Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP