Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Tips Penanganan Induk Kambing Beranak

Kalau posting kemarin membahas tentang penanganan beranak pada induk sapi, kali ini disajikan tulisan tips penenganan induk beranak pada kambing. Intinya sebenarnya sama, yang membedakan hanya obyeknya saja.

Pada prinsipnya apabila proses kelahiran normal umumnya induk kambing tidak memerlukan bantuan manusia, akan tetapi pengawasan para peternak tetap harus dilakukan. Hal ini untuk menjaga anak yang baru lahir tidak jatuh ke lantai kandang terlalu keras, atau untuk menjaga anjing yang ada dan biasanya berkeliaran di sekitar kandang beranak. Hal ini penting terutama untuk menghindari anjing tidak masuk kandang dan memakan sisa ari-ari yang keluar dari induk kambing yang lagi beranak.

Pertolongan pada kelahiran anak kambing diperlukan apabila terjadi kelainan atau kesulitan bagi induk kambing dalam proses beranak. Kesulitan-kesulitan tersebut umumnya dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut:
1. Posisi anak kambing yang tidak normal, seperti posisi anak melingkar, posisi anak terbalik atau sungsang, anak kembar yang terlalu besar, salah satu kaki depan ke belakang, kepala menengok ke belakang, dan lain sebagainya.
2. Pinggul induk yang terlalu sempit.
3. Kondisi induk yang tidak sehat atau sakit sehingga terjadi kesulitan beranak.
4. Mummifikasi fetus atau kematian anak dalam kandungan.

Nah, sebelum mempersiapkan penanganan terhadap induk kambing yang akan beranak, ada baiknya mengetahui beberapa proses yang dilalui induk kambing sebelum tahapan beranak. Hal utama yang harus diketahui peternak adalah lama kebuntingan pada kambing (gestation period), yaitu pada kambing rata-rata adalah 150 hari (143-157 hari). umur kebuntingan ini dapat dijadikan petunjuk bagi peternak untuk mempersiapkan penanganan kelahiran, selain kambing juga menunjukkan tanda-tanda yang khas sebelum proses beranak. Karena itu peternak sebaiknya selalu mengetahui saat kelahiran yang tepat setiap anak kambingnya.

Selanjutnya persiapan yang harus dilakukan peternak terhadap induk kambing yang bunting tua adalah menempatkannya pada kandang beranak yang dibuat khusus. Kandang ini diusahakan bersih dan diberi alas yang kering. Tujuan penempatan induk kambing bunting ini juga adalah agar terhindar dari gangguan kambing lainnya, terutama kambing pejantan.
Pengetahuan lain yang harus diketahui peternak adalah tanda-tanda kambing yang akan beranak. Sebagai panduan, beberapa tanda atau gejala induk kambing yang akan beranak sebagai beriku:
1. Induk kambing gelisah, menggaruk-garuk tanah atau lantai kandang.
2. Ambing mulai membengkak.
3. Urat daging vulva mulai mengendur.
4. Alat kelamin membengkak, berwarna kemerah-merahan.
5. Keluar lendir dari alat kelamin.
6. Sering kencing.
7. Adanya gerakan-gerakan anak kambing di dalam perut, apabila gerakan tersebut pada posisi horizontal maka kelahiran akan terjadi 2-3 jam lagi.

Proses kelahiran anak kambing berlangsung dalam waktu yang cepat. Kelahiran anak yang pertama dan anak berikutnya berlangsung selama 15-30 menit. Proses kelahiran mula-mula ditandai dengan pecahnya kantong ketuban dan beberapa saat kemudian akan tampak anak mulai keluar. Jika selama 45 menit setelah ketuban pecah dan anak belum lahir, berarti terjadi kelainan.

Oleh karena itu, proses kelahiran harus segera dibantu. Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membantu induk kambing yang mengalami kesulitan beranak adalah:
1. Alat kelamin dan daerah sekitarnya dibersihkan. Peternak atau orang yang membantu kelahiran harus memotong kuku-kuku jari tangan.
2. Tangan harus didesinfeksi atau dicuci dengan sabun dan dapat diolesi vaselin/minyak kelapa sebagai pelumas yang berguna memudahkan masuknya tangan ke dalam vagina kambing.
3. Masukkan tangan dengan posisi menguncup ke dalam alat kelamin kambing dengan hati-hati dan pelan-pelan.
4. Dengan jari-jari tangan yang masuk tersebut kita dapat merasakan kaki, kepala, dan bagian lain dari anak kambing. Pastikan posisi bagian-bagian tubuh anak kambing tersebut.
5. Lakukan reposisi atau perbaikan posisi anak kambing yang tidak normal tersebut ke posisi yang benar, selanjutnya anak kambing dapat dikeluarkan dengan cara ditarik keluar dengan perlahan.

Setelah anak kambing tersebut lahir, perlu dilakukan perawatan terhadap induk kambing yang baru beranak. Beberapa yang perlu dilakukan antara lain;
1. Induk kambing harus dibersihkan terutama pada bagian-bagian yang terkena darah atau sisa-sisa cairan post partus. Bagian pantat, kemaluan, ekor, ambing dibersihkan dengan air/air hangat sampai bersih. Ini dimaksudkan untuk menghilangkan darah atau cairan yang masih menempel, karena adanya darah atau cairan tersebut dapat mengundang hinggapnya lalat-lalat yang dapat menjadi vektor dari ulat (terjadinya myasis).
2. Memberikan makanan yang cukup dan baik yang dapat membantu pulihnya kondisi post partus dan membantu dalam pemenuhan/produksi air susu bagi anak-anaknya.
3. Bila kondisi lemah, induk dapat disuntik vitamin dan terapi suportif lainnya.

Artikel Terkait:

Bookmark and Share

1 Komentar:

Maju Bersama Poultry Shop said...



Perkembangan produk-produk peternakan dan perikanan semakin maju seiring berkembangnya ilmu pengetahuan. Berikut beberapa produk peternakan dan perikanan :

PRODUK OBAT-OBATAN, VITAMIN, VAKSIN Produksi :
- PT. Sanbe Veterinary and Aquatic
- PT. Indosco Boster
- PT. Natural Nusantara
- PT. Wonderindo Pharmatama
- PT. Multifarma Satwa Maju
- PT. Sarana Veterinaria Jaya Abadi
- PT. Medion
- PT. Eka Farma
- Dll.

PRODUK PROBIOTIK DAN HERBAL Produksi :
- Pradiptha Paramita (Minaraya, Jampistres, GraciMax, Promix, GrowBig, Racun Lalat, dll.)
- Simba Plus (RajaLele, RajaGrameh, SPF, Nutrisi, Nature, dll.)
- Tamasindo Veterinary (Probio-7, Planton, Raja Siam, Raja Ikan, Proten 2000, dll.)
- Indosco Boster (Planktop, Sel Multi, Aqua Enzim, Manstap, dll)
- Nutrend International (Herbafarm Ternak dan Herbafarm Ikan)

PRODUK PERALATANAN PETERNAKAN dan HASIL PRODUKSI TERNAK :
- Mesin Penetas Telur Kapasitas 30, 50, 75, 100, 200, 500, 1000, 1500 butir
- Kolam Terpal Ikan
- Peralatan Peternakan Hewan Besar
- DOC/ Bibit Ayam Kampung dan DOD/Bibit Itik
- Calon Induk Itik Petelur

Maju Bersama Poultry Shop
Jl. Sudirman 242 (Simp. Bedagai – Depan Majestyk), Sei Rampah, Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara
HP: 0852.57090.372
www.majubersamaps.com


Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP