Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Mentan Diminta Gratiskan Biaya Inseminasi Buatan

Menteri Pertanian diminta membebaskan biaya inseminasi buatan (IB) untuk membantu pengembangan usaha pembibitan sapi di dalam negeri.

Anggota Komisi IV DPR RI Siswono Yudhohusodo, di Jakarta, Jumat (20/11), mengatakan, dalam budidaya peternakan, usaha pembibitan atau breeding merupakan yang paling tidak menguntungkan sebaliknya usaha penggemukan adalah usaha yang memberikan keuntungan besar.

Oleh karena itu, tambahnya, tidak banyak pelaku usaha yang menjalani usaha pembibitan ternak sapi sehingga hal itu berdampak pada tingginya biaya IB yang harus ditanggung peternak.

"Sekali mengawinkan sapi dengan IB, peternak harus mengeluarkan biaya Rp50.000," kata mantan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu.

Hal itu, menurut dia, mengakibatkan lambannya peningkatan populasi ternak sapi di dalam negeri yang mana hal itu terlihat pada jumlah sapi secara nasional sebanyak 11 juta ekor dibawah target yang ditetapkan sebanyak 14,8 juta ekor tahun ini.
Untuk itu, lanjut Siswono, pemerintah menggunakan APBN ataupun APBD untuk membiayai pelaksanaan IB sehingga peternak bisa secara cuma-cuma mengawinkan sapinya.

Dalam Rencana Strategis Pembangunan Pertanian 2009-2014, salah satu program prioritasnya yakni pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp3 triliun per tahun untuk pengadaan bibit sapi sebanyak 200 ribu ekor per tahun.

Sementera itu, secara terpisah, Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) mengusulkan kepada pemerintah dalam hal ini Departemen Pertanian untuk melakukan audit data populasi sapi maupun produksi daging di dalam negeri.

Ketua PPSKI, Teguh Boediyana, mengatakan, Departemen Pertanian semestinya tidak hanya melakukan audit data lahan sebagai salah satu program 100 hari, namun juga data-data lainnya terutama komoditas yang ditargetkan sebagai swasembada 2014.

"Jika Mentan ragu dengan data lahan pertanian dan akan melakukan audit ulang, seharusnya hal itu juga diterapkan pada data-data yang lain terutama komoditas yang ditargetkan swasembada 2014," katanya melalui layanan pesan singkat.

Menurut dia, dengan adanya audit data peternakan tersebut diharapkan program dan kebijakan pemerintah, khususnya untuk subsektor peternakan lebih efektif.
Sumber: mediaindonesia.com(Ant/OL-7)

Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP