Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Pasien Positif Tambah 57 Orang, 5 Meninggal Dunia

Badan Litbangkes Depkes tanggal 23 Agustus 2009 melaporkan hasil konfirmasi laboratorium positif influenza A H1N1 sebanyak 57 orang, 1 orang diantaranya meninggal dunia. Ia adalah seorang pria 21 tahun dari Jawa Barat meninggal dengan gangguan pernapasan berat dan hasil laboratorium menunjukkan H1N1 positif. Dengan demikian secara kumulatif kasus positif influenza A H1N1 berjumlah 1.005 orang tersebar di 24 provinsi kata Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P (K), MARS, Dirjen P2PL Depkes.

5 Orang Meninggal gara-gara A-H1N1
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengatakan, sejak pertama merebak di Tanah Air pada Juni hingga saat ini, penyakit influenza A-H1N1 telah mengakibatkan lima orang meninggal dunia.

"Hari ini bertambah satu lagi jadi lima orang. Tapi tingkat kematian akibat H1N1 di sini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Di Malaysia misalnya, sampai 60-an yang meninggal dunia," katanya seusai menerima pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di kediamannya, Jalan Denpasar, Jakarta Selatan, pada Senin.

Menurut data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Departemen Kesehatan, korban terakhir adalah seorang pria berusia 21 tahun asal Jawa Barat yang mengalami gangguan pernapasan berat.
Hingga sekarang, kematian akibat flu A-H1N1 baru dilaporkan di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Data terkini Balitbangkes Departemen Kesehatan juga menyebutkan bahwa jumlah kumulatif orang yang positif terserang flu A-H1N1 sebanyak 1.005 orang. Mereka tersebar di 24 provinsi di Indonesia.

Menteri Kesehatan mengatakan, pemerintah terus berupaya mengendalikan penularan penyakit influenza A-H1N1 dan mengantisipasi kemungkinan munculnya gelombang kedua penyebaran penyakit yang dikhawatirkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan merebak.

"Kita sudah menyiapkan strategi sejak kasus H5N1 dan sampai sekarang masih dijalankan," jelasnya, serta menambahkan, pemerintah akan tetap memasang alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner) di pintu kedatangan pendatang dari negara lain untuk mencegah masuknya penyakit.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Tjandra Yoga Adhitama menjelaskan, selain itu pemerintah juga menyiapkan rumah sakit rujukan dan obat-obatan serta mengintensifkan pemantauan penyakit serupa influenza.

Pemerintah, lanjut dia, juga melakukan pemantauan penyakit serupa influenza berbasis masyarakat serta pemantauan infeksi saluran pernapasan akut di puskesmas dan rumah sakit.

Sumber:www.depkes.go.id, Kompas.com

Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP