Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Kasus Baru Positif Influenza A-H1N1 dari Kalbar dan NTB

Badan Litbangkes Depkes tanggal 3 Agustus 2009 melaporkan tambahan kasus baru positif influenza A H1N1 sebanyak 58 orang terdiri 36 laki-laki dan 22 perempuan. Mereka berasal dari 9 provinsi : Bali (2 kasus), Banten (8 kasus), DKI Jakarta (4 kasus), Jawa Timur (16 kasus), Kalimantan Barat (1 kasus), Kalimantan Selatan (10 kasus), Kalimantan Timur (4 kasus), Lampung (12 kasus), Riau (1 kasus) dan Nusa Tenggara Barat (1 kasus), ujar Prof. dr. Agus Purwadianto, SH, Sp.FK., Kepala Badan Litbangkes Depkes.

Ditambahkan, dari jumlah itu 56 orang adalah Warga Negara Indonesia dan 2 orang WNA. Lima puluh orang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, 4 orang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri (Malaysia, Australia, Dubai dan Singapura) dan 4 kasus tidak jelas riwayat perjalanannya.
Sementara itu Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp. P (K), MARS, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes menambahkan, laporan tambahan kasus baru positif influenza A H1N1 berasal dari Provinsi Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Barat.

Dengan demikian, sampai tanggal 4 Agustus 2009 sudah 20 provinsi ditemukan kasus positif influenza A H1N1, yaitu yaitu: Bali, Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kepri, Sulawesai Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah, Lampung, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Barat.

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif influenza A H1N1 di Indonesia, adalah 619 orang terdiri dari 344 laki-laki dan 275 perempuan, tambah Prof. Tjandra.
Ditambahkan, sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO (11/06/2009), di seluruh dunia sampai 27 Juli 2009 tercatat 134.503 orang positif terkena influenza A H1N1. Penyakit ini ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk, bersin atau benda-benda yang pernah bersentuhan dengan penderita, karena itu penyebarannya sangat cepat.

Masyarakat mempunyai andil besar dalam mencegah penularannya yaitu dengan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Diantaranya, mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik, bila batuk dan bersin tutup hidung dengan sapu tangan atau tisu. Jika ada gejala Influenza minum obat penurun panas, gunakan masker dan tidak ke kantor/sekolah/tempat-tempat keramaian serta beristirahat di rumah selama 5 hari. Apabila dalam 2 hari flu tidak juga membaik segera ke dokter, ujar Prof. Tjandra.
Upaya kesiapsiagaan tetap dijalankan pemerintah yaitu: penguatan Kantor Kesehatan Pelabuhan (thermal scanner dan Health Alert Card wajib diisi); penyiapan RS rujukan; penyiapan logistik; penguatan pelacakan kontak; penguatan surveilans ILI; penguatan laboratorium, komunikasi, edukasi dan informasi dan mengikuti International Health Regulations (IHR).

Sumber: www.depkes.go.id

Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP