Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Campylobacteriosis

Agen penyebab: Campylobacter jejuni, C. fetus, dan C. coli.
Epidemiologi
- C. fetus menyebabkan abortus dan infertilitas pada domba dan sapi.
- C. fetus menyebar dari sapi ke sapi melalui perkawinan alami.
- C. jejuni selain menyebabkan penyakit pada manusia juga pada hewan domestic, unggas dan hewan liar.
- C. coli menyebabkan penyakit pada babi terutama yang berumur > 6 bulan.
- Hewan dapat mengeluarkan bakteri pada fesesnya tanpa menunjukkan gejala sakit.

Penularan dan gejala penyakit pada manusia
- Terutama melalui infeksi oral (kontak langsung atau tidak langsung dengan feses hewan teinfeksi).
- Melalui makanan, seperti susu mentah dan daging unggas.
- Organism yang bertahan hidup dari keadaan asam lambung masuk ke usus kecil (jejunum dan ileum) dan ke kolon untuk berkembang dan berproliferasi.
- Masa inkubasi 2-5 hari.
- Kesembuhan dapat terjadi setelah 5-7 hari.
- Gejala utama adalah enteritis difusa atau enterokolitis, mual, lemah, sakit kepala. Bakteremia terjadi terutama pada pasien yang mengalami gangguan system kekebalan atau pada anak usia muda.
- Gejala lain adalah meningitis, infeksi saluran kemih, septic arthritis, cholangitis dan cutaneal absces. Gejala enterokolitis adalah keram perut dan diare berdarah.
Diagnosa
- Kultur spesimen feses dan darah untuk mengisolasi organisme (dibutuhkan tahap enrichment)
- Apabila feses negatif, dilanjutkan dengan Direct Fluorescent Antibody Test pada sampel feses.



Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP