Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Pasien H1N1 Tambah Delapan Kasus

Penyebaran virus influenza A-H1N1 di Indonesia terus terjadi. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan serta Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan, Selasa (7/7) di Jakarta, melaporkan kasus influenza A-H1N1 bertambah lagi delapan kasus baru.
Mengutip keterangan dari Pusat Komunikasi Publik Depkes, delapan pasien yang terinfeksi virus itu adalah AM (24) dirawat di RS Sanglah, Denpasar; BH (35) dan IA (19) dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta. Selain itu , Vi (20), Wi (9), dan Ca (27) dirawat di RS H Adam Malik, Medan; XL (40), dengan riwayat pergi ke Thailand dan Malaysia; serta LT, memiliki riwayat pergi ke Singapura.
Indonesia telah mencatat 28 kasus positif influenza A-H1N1. Dari 28 kasus positif, 5 orang yang dirawat di RS Sanglah dinyatakan sembuh dan sudah pulang. Untuk mengoordinasikan penanggulangan penyebaran flu tersebut, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari baru-baru ini mengeluarkan surat edaran tanggal 1 Juli 2009 yang dikirim kepada para gubernur di seluruh provinsi di Tanah Air.
Menkes minta para gubernur memerintahkan kepala dinas kesehatan provinsi untuk berkoordinasi dengan kepala dinas kesehatan kabupaten atau kota, kantor kesehatan pelabuhan (KKP), balai besar laboratorium kesehatan (BBLK) dan balai besar teknik kesehatan lingkungan (BTKL), serta RS vertikal di daerah (RSUP) yang merupakan unit pelaksana teknis Depkes di daerah. Kepala dinas kesehatan provinsi juga diminta berkoordinasi dengan RS daerah dan RS rujukan flu burung, RS TNI, RS Polri, RS Swasta, dan sarana kesehatan untuk melaksanakan langkah penanggulangan.
Beberapa langkah penanggulangan tersebut meliputi meningkatkan penemuan atau deteksi dini suspek influenza H1N1, setiap suspek harus dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan spesimen. Puskesmas juga diminta mengaktifkan laporan mingguan penyakit potensial KLB termasuk influenza klinis atau influenza like illness (ILI) sebagai pemantauan wilayah setempat (PWS) dan melaporkan setiap minggunya ke dinas kesehatan kabupaten/kota.
Kepala dinas kesehatan kabupaten/kota melakukan rekapitulasi secara mingguan kemudian melaporkan ke dinkes provinsi dan ditjen P2PL setiap minggu. Informasi berisi jumlah kasus influenza klinis, nama kabupaten/kota dan nama provinsi yang dikirimkan ke Posko Kejadian Luar Biasa (KLB) Depkes.
Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Depkes Lily Sulistyowati, dalam siaran pers, influenza A Baru (H1N1) ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk, bersin, atau benda-benda yang pernah bersentuhan dengan penderita. Saat ini, sebagian besar penyakit adalah ringan dan sembuh dengan baik.
Masyarakat diminta tetap waspada dan diimbau untuk senantiasa membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun. Melaksanakan etiket batuk dan bersin yang benar. "Apabila sakit dengan gejala influenza, masyarakat diminta mengenakan masker, tidak berdekatan dengan kelompok anggota masyarakat lain, dan segera menghubungi petugas kesehatan. Hindari bepergian bila sedang sakit flu," ujarnya.

Sumber: Kompas.com

Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP