Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Warga Aborigin Tewas Setelah Kena Flu Babi

ADELAIDE, KOMPAS.com - Serangan virus flu H1N1 atau flu babi tercatat meningkat di Asia Pasifik, Sabtu (20/6), sehari setelah meninggalnya lelaki Aborigin (warga asli Australia) berusia 26 tahun.
Meninggalnya lelaki Australia itu, Jumat, bisa jadi merupakan korban pertama di kawasan tersebut setelah serangan sekian lama tak menimbulkan korban jiwa.
Fiji sebelumnya melaporkan satu kasus pertama mereka, menyusul kemudian beberapa kasus serupa di Banglades, Laos, dan Papua Niugini. Infeksi virus ini juga meningkat tajam di Thailand, pasiennya terutama berasal dari kalangan siswa sekolah.

China, yang penduduknya lebih dari 1,2 miliar, juga bertambah lagi yang terinfeksi sebanyak 32 orang sehingga jumlah total yang terinfeksi di seluruh China mencapai 329 kasus. Malaysia pun bertambah sebanyak tujuh kasus sehingga total ada 42 yang terkena virus ini.
Sejak pekan lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan level flu H1N1 sudah memasuki fase pandemi. Hingga Jumat lalu tercatat total 44.000 kasus flu H1N1 di seluruh dunia, dengan 180 orang di antaranya meninggal, terutama di Meksiko dan Amerika Serikat.
Sementara itu, warga Aborigin Australia yang meninggal pada Jumat lalu itu berasal dari sebuah komunitas terpencil yang hidup di padang pasir.
Menurut sejumlah ahli, kasus warga Aborigin ini menyiratkan betapa ada kesenjangan dalam standar kesehatan antara warga Aborigin yang semakin mis- kin dan warga Australia yang lain.
Meskipun masih diragukan oleh Menteri Kesehatan Australia Nicola Roxon, apakah kematian lelaki Aborigin itu semata- mata karena sakit flu H1N1 atau penyakit lain, yang pasti lelaki tersebut ketika masuk rumah sakit, Kamis lalu, jelas terinfeksi flu H1N1.
Australia tercatat sebagai negara yang terbanyak angkanya dalam hal warganya terjangkit virus flu ini di kawasan Asia Pasifik. Sampai Sabtu tercatat terjadi tak kurang dari 2.376 kasus. Meski kini sudah jatuh korban jiwa di Australia, menurut Menteri Kesehatan Australia, wabah flu H1N1 di wilayah tersebut tak terlalu keras. Orang yang terkena flu itu, lanjutnya, umumnya cepat sembuh kembali.
Fiji merupakan negara ketiga di Asia Pasifik yang mengonfirmasikan kasus infeksi pertamanya untuk H1N1, menyusul Samoa dan Papua Niugini.
Seorang lelaki berusia 36 tahun yang diperiksa positif flu H1N1 beberapa hari sekembali ke Fiji dari Melbourne, Australia. Ia kedapatan positif flu H1N1 pada Kamis lalu.


Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP