Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Anthrak


Sinonim: Radang Kura, Radang Limpa, Anthrak, Splenic Fever, Malignant Edema.
Agen penyebab: Bacillus anthracis. Bakteri termasuk gram positif, bentuk batang, membentuk spora yang tahan pada tanah sampai 60 tahun.

Kejadian pada hewan
- Menyerang semua jenis hewan, sapi, domba, kambing, babi.
- Gejala demam tinggi, kembung perut, darah tidak membeku dan berwarna kehitaman keluar dari lubang alami, mati dalam waktu 1-2 jam dan tidak ada rigor mortis.


Penularan pada manusia
- Resiko infeksi terjadi pada orang yang menyembelih atau makan daging yang berasal dari hewan terinfeksi.
- Nyamuk dan lalat diduga dapat memindahkan penyakit.
- Anthrax pada manusia terbagi manjadi 3 bentuk:
1. Bentuk kulit/karbunkel (malignant pustule), yang jalan masuknya melalui kulit (juga disebut wool sorter’s disease).
Gejala: malignant pustule berupa radang berdarah yang berubah menjadi nekrotik yang berbentuk karbunkel.
2. Bentuk pulmonary/sepsis, jalan masuknya melalui inhalasi spora yang tersebar secara aerosol. Gejala seperti flu (demam, kelemahan umum, sesak akut, sianotik, suhu badan naik turun, shock, kematian terjadi dalam 24 jam setelah onset kedua.
3. Bentuk gastrointestinal, melalui ingesti, karena mengkonsumsi daging mentah atau kurang masak. Gejala ditandai dengan sakit perut hebat dan panas pada abdomen, sering terjadi edema malignant.

Diagnosa dan terapi
- Terapi digunakan Penicillin G, tetrasiklin, antiserum anthrax.

Pencegahan
- Pengawasan pemotongan hewan
- Pemusnahan bahan afkir (infektif) di tempat pemotongan hewan.
- Vaksinasi rutin.
- Bangkai hewan dikubur atau dibakar.
- Perketat perdagangan produk asal hewan.



Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP