Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Akhirnya UU Peternakan dan Keswan Disahkan

JAKARTA - DPR RI akhirnya mensahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Peternakan dan Kesehatan Hewan menjadi Undang-undang. UU yang merupakan revisi UU No.6/1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Ketua Komisi IV DPR RI, Arifin Junaidi mengatakan, pembahasan UU ini berlangsung cukup lama hampir 25 bulan sejak 6 Maret 2007. Saat itu Badan Musayawarah DPR memutuskan pembahasan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan.
"Setelah dilakukan pembahasan yang mendalam oleh Komisi IV bersama pemerintah, draf UU berhasil diselesaikan. UU yang semula terdiri dari 14 Bab, 92 Pasar dan 216 ayat menjadi 15 Bab, 99 Pasal dan 264 ayat," kata Arifin, kemarin.
Sementara itu Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengatakan, UU Peternakan dan Kesehatan Hewan yang baru ini merupakan revisi UU Peternakan No.6/1967, UU tersebut dianggap sudah tidak relevan lagi untuk dijadikan payung hukum dan acuan dalam melaksanakan pembangunan peternakan karena dijumpai banyak kekurangan.
Beberapa kekurangan tersebut di antaranya, belum mengatur ketentuan pidana dan bersifat ambivalen sehingga tidak ada ketegasan. Bahkan masih ada beberapa peraturan adalah kebijakan masa Hindia Belanda. "Beberapa kekurangan itu mendorong kita segera melakukan penyempurnaan UU Peternakan dan Keswan ini," kata Anton.
Menurut dia, UU yang baru ini memiliki ruang lingkup yang lebih lengkap dan luas karena mencakup beberapa aspek yang sebelumnya belum dimuat dalam UU lama. Misalnya, penanganan usaha dan budidaya ternak, hewan kesayangan (pet animal), hewan percobaan (lab animal), termasuk mengenai otoritas veteriner dan tenaga kesehatan hewan.
UU ini juga memberikan perlindungan ekstra kepada peternak kecil dan menengah melalui pembinaan, kemudahan akses terhadap permodalan. "Kita mengharapkan dengan disahkannya UU tersebut dapat memberikan perlindungan kepada ternak dari berbagai penyakit," katanya.
Pada saat yang sama juga mampu memberikan perlindungan kepada peternak dan usaha peternakan rakyat yang jumlahlanya lebih dari 95 persen dari total peternakan di Indonesia. (fen)
Sumber: Harian Terbit, 18 Mei 2009


Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP