Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog Drh YudiBlog Drh. YUDI Blog Ini Menyajikan Informasi Tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan. Selamat Membaca dan Terima Kasih Blog Drh. YUDI

Kambing Diduga Antrax di Bima

BIMA-Setelah sekian lama tak terdengar, kini berita masalah penyakit antrax muncul lagi. Kali ini datang dari Kabupaten Bima. Di Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, ditemukan kambing yang terindikasi terkena virus antrax. Penemuan kambing bermasalah itu secara tidak sengaja oleh Kepala UPT Peternakan Soromandi, Khaerul, Sabtu (16/5) lalu.
Kabetulan tetangga Khaerul di Desa Bajo, Yusuf, membeli seekor kambing yang sudah disembelih oleh Ikraman, warga Punti, Desa Sarita. Ketika kambing tersebut hendak dikuliti, terlihat membiru. Setelah diperiksa, ditemukan ciri-ciri menderita penyakit antrax. ‘’Karena khawatir kambing itu dikonsumsi oleh warga, saya sarankan agar di kuburkan, ungkap Khaerul.

Kambing betina tersebut ternyata berasal dari Ramlah, warga Dusun Punti. Sebelumnya, dia menjual dua ekor kambing yang sakit. Satu ekor dibeli Ikraman, satunya lagi dibeli oleh Ramdan. Selanjutnya Ramdan menjual ke Ridwan, yang kemudian dibawa ke Kota Bima dan dijual lagi di Pelabuhan Bima.Kuat dugaan, kambing yang dijual ridwan itu pun menderita antrax. Dikhawatirkan dipotong dan dikonsumsi oleh warga.

Kabid Kesehatan Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Bima Muhammad Sahlan, mengaku belum mendapat laporan adanya temuan kambing yang diduga terkena antrax di Soromandi. Untuk memastikan hal itu, pihaknya akan turun dan melakukan pengecekan langsung ke lapangan. ‘’Kita akan turun besok (hari ini, Red) untuk mengecek langsung,’’ ujarnya.

Untuk memastikan ternak menderita antrax atau tidak, lanjutnya, Disnak akan mendiagnosa awal dengan mikroskop, kemudian dibawa ke Laboratorium Tipe C. Jika diduga kuat terkena antrax, sampel kambing itu akan dibawa ke Laboratorium Tipe A, dan itu ada di Maros, Sulawesi Selatan.

‘’Setelah pemeriksaan di Lab A baru bisa dipastikan positif atau tidak terkena antrax,’’ tegas Sahlan. (gun)


Sumber: Lombok Post, 20 Mei 2009


Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP