Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog ini Dan Saya Mengundang Siapa Saja yang Hobi Menulis untuk Berbagi Pengetahuan Terkait Kesehatan Hewan, Peternakan dan Tulisan Lain sesuai Tema Blog Ini. Tulisan dapat dikirimkan ke swwahyudi@gmail.com atau surya_rafi06@yahoo.co.id, Terima Kasih Blog Drh. YUDI Selamat Tahun Baru 2012....Happy New Year 2012......Blog Drh. YUDIIPTEK: Badai Matahari Diprediksi Muncul Tahun 2012-2015 dan Tidak Akan mengancam Keselamatan Manusia dan Bukan Pertanda Kiamat Seperti yang Sempat Diisukan. Studi baru para ilmuwan mengunngkap bahwa bumi ternyata memiliki 8,8 juta spesies, tetapi baru seperempatnya saja yang berhasil ditemukan. Demikian yang dipublikasikan di jurnal online PLoS Biology Blog Drh. YUDI Penelitian oleh para ahli di Universitas Nottingham, Inggris ditemukan bahwa kecoa dapat menjadi sumber antibiotik. Dalam penelitian terhadap kecoa dan belalang tersebut ditemukan sembilan jenis zat kimia antimikrobakteri di otak serangga itu dan cukup kuat membunuh Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) tanpa melukai sel dalam tubuh manusia.Blog Drh. YUDIResearch Center, Universitas Airlangga telah mampu membuat bakal vaksin flu babi (H1N1) dan flu burung (H5N1).Blog Drh. YUDI KESEHATAN: Yersinia pestis dipastikan sebagai penyebab wabah "Kematian Hitam (Black Death)" yang terjadi sekitar 600 tahun lalu di Eropa. Diperkirakan 75 juta orang meninggal akibat wabah tersebut. Blog Drh. YUDI

Gorontalo Ditetapkan Berstatus Endemis

Dokter hewan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Gorontalo, Drh Fenny Rumporok, Selasa (5/4/2011) mengungkapkan, status endemis ditetapkan setelah kasus flu burung diketemukan di dua Kabupaten lainnya, yakni Boalemo dan Bone Bolango.

"Dengan demikian, kini sudah ada tiga kabupaten dan satu kotamadya yang positif terjangkit H5N1, yakni Kabupaten Gorontalo, Boalemo, Bone Bolango dan Kota Gorontalo," katanya.

Dua Kabupaten lain, Pohuwato yang berbatasan dengan Sulawesi tengah dan Gorontalo Utara yang berbatasan dengan Sulawesi Utara, hingga kini belum memberikan laporan terkait penyakit unggas itu.

Dia menambahkan, sejauh ini juga belum ada laporan dari masyarakat maupun masing-masing pemerintah daerah, tentang adanya penularan ke manusia.

Pihaknya telah memusnahkan ribuan ekor ternak ayam yang terinfeksi virus H5N1, di wilayah-wilayah yang terjangkit.

Pemerintah provinsi Goronyalo juga akan segera melakukan komunikasi, informasi dan edukasi terkait penyakit yang bisa menular ke tubuh manusia itu.

"Sosialisasi ini akan dilakukan dengan memasang baliho di tempat strategis, dan menyebarkan selebaran di setiap daerah, kami juga memanfaatkan media massa," katanya.

Sumber: Kompas.com




Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP