Blog Drh. YUDI Selamat Datang di Blog ini Dan Saya Mengundang Siapa Saja yang Hobi Menulis untuk Berbagi Pengetahuan Terkait Kesehatan Hewan, Peternakan dan Tulisan Lain sesuai Tema Blog Ini. Tulisan dapat dikirimkan ke swwahyudi@gmail.com atau surya_rafi06@yahoo.co.id, Terima Kasih Blog Drh. YUDI IPTEK: Badai Matahari Diprediksi Muncul Tahun 2012-2015 dan Tidak Akan mengancam Keselamatan Manusia dan Bukan Pertanda Kiamat Seperti yang Sempat Diisukan. Studi baru para ilmuwan mengunngkap bahwa bumi ternyata memiliki 8,8 juta spesies, tetapi baru seperempatnya saja yang berhasil ditemukan. Demikian yang dipublikasikan di jurnal online PLoS Biology Blog Drh. YUDI Penelitian oleh para ahli di Universitas Nottingham, Inggris ditemukan bahwa kecoa dapat menjadi sumber antibiotik. Dalam penelitian terhadap kecoa dan belalang tersebut ditemukan sembilan jenis zat kimia antimikrobakteri di otak serangga itu dan cukup kuat membunuh Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) tanpa melukai sel dalam tubuh manusia.Blog Drh. YUDI KESEHATAN: Yersinia pestis dipastikan sebagai penyebab wabah "Kematian Hitam (Black Death)" yang terjadi sekitar 600 tahun lalu di Eropa. Diperkirakan 75 juta orang meninggal akibat wabah tersebut. Blog Drh. YUDI

Tata Laksana Kambing Perah

Kambing merupakan jenis ternak yang tergolong ternak ruminansia kecil, hewan pemamah biak, dan merupakan hewan mamalia yang menyusui anak-anaknya. Di samping sebagai penghasil daging yang baik, kambing juga menghasilkan air susu yang mempunyai nilai gizi tinggi dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat.

Pemeliharaan kambing sebenarnya sudah lama dilakukan oleh para petani peternak, namun sebagian besar terbatas pada pemeliharaan yang ditujukan sebagai penghasil daging dan baru sebagian kecil yang memanfaatkan kambing sebagai penghasil susu padahal pemeliharaan kambing perah sangat berpotensi diusahakan.Untuk berhasilnya pemeliharaan kambing perah, maka aspek-aspek pemeliharaan atau tata laksana harus benar-benar diperhatikan.


Tata laksana dalam peternakan kambing perah meliputi perkandangan, pemeliharaan dan perawatan kesehatan kambing perah.

A. Perkandangan
Kandang bagi ternak sama halnya dengan rumah bagi manusia. Fungsi utama kandang kambing adalah untuk memberikan perlindungan dari lingkungan yang kurang menguntungkan. Kandang mempunyai fungsi yang sangat vital sebagai berikut.
1. Melindungi ternak dari panasnya sinar matahari, hujan, udara yang dingin, dan angin kencang.
2. Mencegah kambing tidak merusak tanaman di sekitarnya.
3. Membuat kambing dapat tidur dan istirahat dengan tenang.
4. Membuat kambing dapat kawin dan beranak dengan baik.
5. Memudahkan pemeliharaan sehari-hari, misalnya pemberian pakan dan minum, pengawasan terhadap penyakit dan memudahkan melakukan seleksi.
Sistem perkandangan yang baik adalah kandang yang memenuhi syarat-syarat teknis sesuai dengan kehidupan ternak yang akan dipelihara, yaitu meliputi tata letak kandang, konstruksi kandang, bahan kandang dan peralatannya. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membangun perkandangan kambing perah:
1. Kandang yang dibuat harus kuat dan dapat dipakai dalam jangka waktu lama.
2. Ukuran kandang harus disesuaikan dengan jumlah kambing yang dipelihara.
3. Kebersihan kandang harus tetap terjaga, baik di dalam maupun di luar kandang. Kotoran kambing harus rutin dibersihkan untuk menghindari penumpukan kotoran yang berlebihan. Kandang yang kotor dapat menyebabkan gangguan pernafasan akibat gas ammonia dari kotoran dan air kencing.
4. Kandang harus cukup memperoleh sinar matahari pagi agar organism pengganggu seperti kutu, lalat dan parasit-parasit lainnya tidak dapat hidup.
5. Ventilasi kandang harus cukup agar pertukaran udara berjalan baik sehingga udara di dalam kandang tetap sejuk dan tidak pengap.
6. Kandang harus dibangun di tempat yang dekat dengan air atau lokasi yang cukup airnya agar kebutuhan air minum kambing tercukupi dan keprluan membersihkan kandang dan peralatan kandang dapat tercukupi.

Tata letak kandang sangat berpengaruh terhadap kehidupan kambing perah yang dipelihara, terutama terhadap kesehatan kambing. Lingkungan kandang harus mendukung, yaitu kebersihan, sehat, dan ketenangan harus terjamin. Letak kandang harus memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut.
a. Letak kandang harus lebih tinggi dari lingkungan di sekitarnya, yang ditujukan agar kondisi kandang tetap kering di musim hujan.
b. Letak kandang memungkinkan sinar matahari masuk pagi masuk secara merata. Sinar matahari pagi diperlukan sebagai penghangat, pembunuh kuman penyakit, sumber pembentukan vitamin D, dan mengeringkan kandang yang basah akibat kotoran dan kencing. Sedangkan udara segar diperlukan untuk menghilangkan bau yang menyengat di dalam kandang terutama yang berasal dari kotoran dan air kencing kambing.
c. Letak kandang harus terlindung dari angin langsung, terutama angin yang dingin, karena dapat menyebabkan pneumonia pada kambing.
d. Letak kandang harus agak jauh dari pemukiman atau rumah. Kandang juga harus di tempat yang kering dan tidak lembab.
e. Letak kandang harus di tempat yang mudah untuk membuat selokan atau saluran-saluran drainase pembuangan air kencing atau air hujan sehingga tidak menggenangi lingkungan kandang.

Model kandang yang dapat diterapkan dalam peternakan kambing perah adalah kandang panggung dan kandang berlantai tanah. Kandang panggung adalah kandang yang mempunyai kolong atau lantainya lebih tinggi dari permukaan tanah. Sedangkan sistem kandang berlantai tanah tidak terdapat kolong.

Kelebihan dan kelemahan masing-masing model kandang tersebut adalah:
1. Kandang Panggung
Kelebihannya:
1. Kotoran dan air kencing kambing jatuh ke tempat penampungan yang berada di kolong kandang, sehingga kebersihan kandang terjamin.
2. Lantai kandang tidak becek dan lebih kering sehingga kelembaban yang tinggi di dalam kandang dapat dihindari.
Kelemahannya:
1. Biaya pembuatan kandang lebih mahal.
2. Resiko kecelakaan, seperti kambing terperosok karena lantai kandang yang rapuh.
3. Kandang memikul beban yang berat sehingga apabila pembuatan kandang kurang kuat dapat menimbulkan kecelakaan.
2. Kandang lantai tanah
Kelebihannya:
1. Biaya pembuatan lebih murah karena konstruksi lebih sederhana.
2. Resiko kecelakaan lebih kecil dibandingkan kandang panggung.
Kekurangan:
1. Kebersihan kandang kurang terjamin karena tidak terdapat penampungan kotoran dan air kencing.
2. Lantai kandang menjadi becek dan lembab dan kesehatan kambing menjadi kurang terjamin karena lebih mudah terserang penyakit. Untuk mengurangi kelembaban kandang, kandang harus lebih sering dibersihkan.
Bersambung………

Artikel Terkait:

Bookmark and Share

0 Komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

  © Blog drhyudi by Ourblogtemplates.com

BACK TO TOP